Chatbots, sering disebut sebagai agen virtual atau asisten virtual, adalah aplikasi perangkat lunak yang dirancang untuk melakukan tugas tertentu atau memberikan informasi sebagai respons terhadap permintaan tertulis atau lisan. Mereka melayani kebutuhan eksternal yang dihadapi pelanggan dan permintaan internal yang dihadapi karyawan, memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan aplikasi dalam cara percakapan, baik secara tekstual atau suara. Chatbots biasanya menggunakan pemrosesan bahasa alami (NLP) atau pengenalan suara untuk memahami masukan pengguna. Namun, operasi utama mereka didorong oleh percakapan tertulis. Hal ini berbeda dengan asisten virtual cerdas, yang memanfaatkan pemahaman bahasa alami (NLU) untuk melakukan interaksi yang lebih canggih dan mirip manusia. Bisnis menggunakan teknologi chatbot untuk mengotomatiskan tugas-tugas yang sebelumnya memerlukan campur tangan manusia. Setelah menerima permintaan pengguna, chatbot memproses masukan dan memberikan respons dalam bentuk teks atau ucapan. Chatbots diintegrasikan ke dalam berbagai alat dukungan pelanggan, seperti perangkat lunak obrolan langsung, perangkat lunak meja bantuan, dan perangkat lunak pusat kontak, yang sering kali bertindak sebagai titik kontak pertama. Penggunaannya meluas ke bidang lain, termasuk basis pengetahuan penjualan dan pemasaran. Dalam aplikasi intelijen bisnis, chatbots dapat menggantikan bahasa kueri, memungkinkan pengguna memperoleh titik data tertentu hanya dengan mengetik atau mengucapkan permintaan. Kemampuan chatbots terus berkembang, dan mereka dimasukkan ke dalam semakin banyak variasi aplikasi perangkat lunak.
© 2026 WebCatalog, Inc.