Perangkat lunak IT Asset Management (ITAM) membantu organisasi mengelola seluruh siklus hidup aset TI mereka. Fungsi utama perangkat lunak ITAM adalah untuk membuat dan memelihara database komprehensif aset digital, fisik, dan virtual perusahaan. Hal ini memungkinkan tim TI mendapatkan wawasan berharga mengenai kondisi saat ini dan kapasitas infrastruktur perusahaan. Manajer TI dapat memanfaatkan data ini untuk merencanakan strategi pengadaan jangka panjang, termasuk pembelian, pemeliharaan, pembuangan, dan penggantian aset TI. Selain pelacakan aset, alat ITAM sering kali menyertakan fitur untuk mengelola kontrak, keuangan, dan risiko terkait inventaris. Platform ini juga dapat mendukung tugas-tugas seperti patching perangkat lunak dan penegakan kebijakan. Dengan memastikan bahwa semua aset dan koneksi disetujui, diformat dengan benar, dan mutakhir, perangkat lunak ITAM membantu mengurangi kerentanan keamanan. Kemampuan pemantauan real-time memungkinkan solusi ITAM mendeteksi koneksi baru dan memperingatkan administrator tentang perangkat yang berpotensi tidak sah. Beberapa alat ITAM juga memperluas fungsinya dengan menyertakan fitur Software Asset Management (SAM), yang memungkinkan organisasi mengelola aset perangkat keras dan perangkat lunak dalam satu solusi terintegrasi.