Alat Manajemen Aset Perangkat Lunak (SAM) dirancang untuk mendokumentasikan, melacak, dan mengelola lisensi perangkat lunak yang digunakan oleh suatu organisasi. Meskipun secara tradisional berfokus pada pelacakan lisensi perangkat lunak lokal dan lokal, banyak alat SAM yang telah memperluas kemampuannya untuk menyertakan pengelolaan aset SaaS (Perangkat Lunak sebagai Layanan) juga. Organisasi menggunakan perangkat lunak SAM untuk berbagai tujuan, seperti pelacakan biaya, manajemen kontrak, pemantauan kepatuhan, dan optimalisasi lisensi, menjadikannya alat penting untuk manajemen aset internal dan kontrol akses pengguna. Alat SAM memiliki beberapa kesamaan dengan solusi manajemen aset teknologi lainnya, seperti perangkat lunak IT Asset Management (ITAM), yang mengelola aset perangkat keras dan perangkat lunak, dan perangkat lunak SaaS Operations Management, yang secara khusus berfokus pada pengelolaan perangkat lunak yang dikirimkan sebagai layanan.