Organisasi kesehatan menggunakan perangkat lunak manajemen praktik medis untuk merampingkan dan mengelola semua aspek operasi mereka, termasuk informasi pasien, perencanaan perawatan, penjadwalan, dan fungsi back-office seperti akuntansi. Perangkat lunak ini membantu dokter dalam mengelola perawatan pasien dan membantu staf administrasi menangani volume pasien secara efisien. Versi yang lebih kecil dari perangkat lunak manajemen praktik medis tersedia untuk memenuhi kebutuhan klinik kecil atau praktik swasta. Solusi ini sering mencakup integrasi yang memfasilitasi pemrosesan klaim untuk operator asuransi. Jika perangkat lunak manajemen praktik medis tidak termasuk kemampuan Electronic Health Record (EHR), integrasi dengan sistem EHR pihak ketiga sangat penting untuk mengakses informasi kesehatan pasien.