
Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana seseorang dengan disleksia bisa membaca sebuah buku dengan mudah, atau bagaimana seorang tunanetra menavigasi jalan baru di kota? Skenario-skenario ini menimbulkan pertanyaan nyata: Bagaimana orang dengan disabilitas menghadapi tugas sehari-hari yang dianggap remeh oleh orang lain? Jawabannya hari ini seringkali terletak pada teknologi. Aplikasi aksesibilitas yang inovatif — mulai dari pencerita visual bertenaga AI hingga pengatur tugas yang cerdas — membantu menjembatani kesenjangan dan membuat dunia lebih mudah digunakan oleh semua orang. Mereka dapat mengubah smartphone menjadi mata yang melihat, telinga yang mendengar, atau asisten pribadi yang perhatian. Kuncinya adalah menemukan alat yang tepat untuk kebutuhan spesifik, apakah itu membaca teks dengan suara, menyalin percakapan secara real-time, atau menyederhanakan komunikasi.
Dalam panduan ini, kami menyoroti 9 aplikasi aksesibilitas terbaik yang meningkatkan pengalaman pengguna bagi orang dengan berbagai disabilitas. Setiap aplikasi unggul dengan cara yang berbeda — mulai dari membantu pengguna tunanetra dalam urusan sehari-hari hingga membantu mereka yang memiliki perbedaan pembelajaran untuk fokus dan berkomunikasi. Kami akan menjelaskan untuk siapa setiap aplikasi paling cocok, apa fungsinya, dan berapa biayanya, sehingga Anda dapat menemukan mana yang mungkin membuat hidup lebih mudah. Tantangan aksesibilitas tidak harus menghambat Anda; dengan aplikasi yang tepat, rintangan sehari-hari bisa berubah menjadi tugas yang dapat dikelola. Mari jelajahi alat-alat yang memberdayakan ini dan lihat bagaimana mereka dapat membantu Anda atau orang yang Anda kasihi.
Be My Eyes
Terbaik untuk:
Orang yang buta atau berpenglihatan rendah yang membutuhkan bantuan real-time untuk tugas sehari-hari.
Be My Eyes menghubungkan pengguna dengan jaringan global relawan yang memiliki penglihatan melalui panggilan video langsung. Baik itu membaca tanggal kedaluwarsa atau menavigasi lingkungan baru, pengguna dapat membuka aplikasi dan dipasangkan dengan relawan dalam hitungan detik. Relawan melihat melalui kamera ponsel pengguna dan menggambarkan apa yang mereka lihat — teks, objek, warna, dan lain-lain.
Konsep sederhana ini telah berkembang menjadi komunitas relawan berpenglihatan terbesar di dunia, dengan lebih dari 9 juta relawan membantu lebih dari 900.000 pengguna tunanetra dan berpenglihatan rendah di seluruh dunia. Aplikasi ini juga kini menampilkan asisten virtual bertenaga AI ("Be My AI") yang dapat mendeskripsikan gambar sesuai permintaan.
Harga:
Sepenuhnya gratis untuk pengguna dan relawan.
Seeing AI
Terbaik untuk:
Individu yang buta atau memiliki penglihatan rendah dan ingin AI mendeskripsikan lingkungan mereka serta membaca teks dengan suara.
Seeing AI, dikembangkan oleh Microsoft, menggunakan kecerdasan buatan untuk menggambarkan dunia melalui kamera ponsel Anda. Aplikasi ini membaca teks cetak, mengenali produk melalui barcode, mendeskripsikan orang dan emosi mereka, serta menceritakan suasana sekitar.
Pengguna dapat memilih dari berbagai "saluran" seperti Short Text, Document, Product, Person, dan Scene, sesuai kebutuhan. Ini sangat berguna untuk membaca surat, mengidentifikasi objek, atau bernavigasi secara mandiri.
Harga:
Gratis (hanya iOS, dengan versi Android dalam pratayang).
RogerVoice
Terbaik untuk:
Individu tuli atau dengan gangguan pendengaran yang ingin melakukan panggilan telepon dengan teks terjemahan real-time.
RogerVoice menyediakan transkripsi langsung selama panggilan telepon. Saat pengguna melakukan panggilan melalui aplikasi, ucapan segera diubah menjadi teks di layar menggunakan pengenalan suara. Pengguna dapat membalas dengan berbicara atau mengetik (aplikasi dapat mengucapkan pesan tersebut dengan suara).
Ini memungkinkan individu tuli atau dengan gangguan pendengaran untuk melakukan panggilan pribadi dan profesional tanpa operator relay manusia.
Harga:
Gratis untuk diunduh dengan tingkatan captioning dasar. Paket panggilan premium mungkin memerlukan langganan.
Ava
Terbaik untuk:
Orang tuli atau dengan gangguan pendengaran yang membutuhkan subtitle real-time untuk percakapan kelompok, rapat, atau kuliah.
Ava menawarkan transkripsi ucapan ke teks secara langsung dengan akurasi sekitar 90% menggunakan AI. Dalam pengaturan kelompok, setiap peserta dapat bergabung lewat perangkat mereka, dan aplikasi memberi label siapa yang sedang berbicara secara real time. Dengan hanya satu ponsel di atas meja, aplikasi ini juga dapat menyalin percakapan di sekitar.
Ava mendukung banyak bahasa dan juga menawarkan layanan "Scribe" dengan bantuan manusia untuk akurasi hampir sempurna.
Harga:
Paket gratis dengan jam dan durasi sesi terbatas. Paket premium mulai dari $9,99/bulan.
Voice Dream Reader
Terbaik untuk:
Orang dengan disleksia, ADHD, atau kesulitan membaca lainnya yang lebih diuntungkan dengan mendengarkan daripada membaca.
Voice Dream Reader mengubah teks dari PDF, artikel web, dokumen, dan lainnya menjadi suara yang terdengar alami. Pengguna dapat menyesuaikan kecepatan pemutaran, suara, dan penyorotan untuk meningkatkan pemahaman. Aplikasi ini mendukung lebih dari 200 suara dalam berbagai bahasa.
Aplikasi ini banyak digunakan oleh pelajar dan profesional untuk membuat membaca lebih mudah diakses dan kurang melelahkan.
Harga:
Pembelian satu kali (~$9,99). Tidak memerlukan langganan berulang.
Remember The Milk
Terbaik untuk:
Individu dengan tantangan memori, ADHD, atau kabut otak yang membutuhkan bantuan mengatur tugas dan pengingat.
Aplikasi to-do ini berfungsi seperti otak eksternal, membantu pengguna tetap mengikuti janji, pekerjaan rumah, dan tenggat waktu. Ia menawarkan tugas berulang, berbagi daftar, dan sinkronisasi lintas platform. Banyak pengguna dengan kondisi kognitif menggunakannya untuk pengingat obat atau rutinitas harian.
Harga:
Gratis dengan fitur dasar. Versi Pro (~$39/tahun) membuka fitur lanjutan seperti subtugas dan integrasi.
Avaz
Terbaik untuk:
Individu non-verbal atau dengan gangguan bicara yang membutuhkan alat AAC (Augmentative and Alternative Communication).
Avaz menggunakan komunikasi berbasis gambar untuk membantu pengguna mengekspresikan gagasan. Menyentuh ikon membentuk kalimat yang kemudian dibacakan oleh aplikasi. Aplikasi ini sepenuhnya dapat disesuaikan, mendukung banyak bahasa, dan berkembang bersama pengguna — dari permintaan sederhana hingga percakapan penuh.
Harga:
Tersedia uji coba gratis. Pembelian satu kali (~$150–$300) atau langganan (~$10/bulan) tergantung wilayah/platform.
Assistive Touch
Terbaik untuk:
Individu dengan gangguan motorik atau keterbatasan ketangkasan yang kesulitan menggunakan tombol fisik atau gestur.
Assistive Touch menempatkan tombol mengambang di layar untuk mengontrol volume, kunci, home, tangkapan layar, dan gestur dengan ketukan sederhana. Fitur ini sudah terpasang di iOS dan tersedia melalui aplikasi pihak ketiga di Android; ini menjadi fitur esensial bagi pengguna dengan mobilitas tangan terbatas atau kontrol motorik halus yang terganggu.
Harga:
Gratis. Terintegrasi di iOS; aplikasi gratis tersedia untuk Android (beberapa menawarkan pembelian dalam aplikasi opsional).
AccessNow
Terbaik untuk:
Pengguna kursi roda, orang dengan gangguan mobilitas, atau pengasuh yang mencari ruang publik yang dapat diakses secara fisik.
AccessNow adalah peta yang didukung komunitas yang menunjukkan tempat-tempat ramah kursi roda. Lokasi ditandai sebagai dapat diakses, sebagian dapat diakses, atau tidak dapat diakses. Pengguna berkontribusi pada ulasan, dan aplikasi kini mencakup ribuan lokasi dengan data aksesibilitas real-time.
Cocok untuk merencanakan ke depan — apakah Anda mencari restoran, hotel, atau ruang publik.
Harga:
Gratis. Tersedia di iOS dan Android.
Aksesibilitas digital tidak lagi sekadar pelengkap — ini penting. Dari tempat kerja hingga ruang kelas dan komunitas online, orang dengan tantangan kognitif dan fisik membutuhkan teknologi yang menyesuaikan diri dengan mereka, bukan sebaliknya.
Menurut CDC, 1 dari 4 orang dewasa di AS hidup dengan disabilitas. Namun sebagian besar situs web dan alat masih tetap kurang dapat diakses. Dengan mengintegrasikan alat seperti yang disebutkan di atas, organisasi tidak hanya memenuhi persyaratan hukum seperti kepatuhan WCAG dan ADA tetapi juga menunjukkan komitmen nyata terhadap desain inklusif.
Apakah Anda sedang merancang untuk pengguna dengan disleksia, membangun pengalaman onboarding untuk karyawan neurodivergen, atau membantu pelajar memproses informasi dengan cara baru, alat aksesibilitas yang tepat membuat semua perbedaan. Aplikasi-aplikasi ini bukan pengganti usaha manusia — mereka meningkatkan kemandirian, pemahaman, dan kepercayaan diri.
Sekarang setelah Anda menjelajahi alat-alat paling berdampak di pasaran, pertanyaannya tinggal: mana yang akan Anda integrasikan terlebih dahulu untuk membangun dunia digital yang lebih inklusif, dapat digunakan, dan penuh empati?"
In this guide, we spotlight 9 of the best accessibility apps that improve user experience for people with various disabilities. Each app shines in a different way – from assisting blind users with everyday errands to helping those with learning differences focus and communicate. We’ll explain who each app is best for, what it does, and how much it costs, so you can discover which one might make life easier. Accessibility challenges don’t have to hold you back; with the right app, everyday hurdles can turn into manageable tasks. Let’s explore these empowering tools and see how they can help you or your loved ones.
Be My Eyes
Best for: People who are blind or visually impaired who need real-time assistance with everyday tasks.
Be My Eyes connects users with a global network of sighted volunteers through live video calls. Whether it’s reading an expiration date or navigating a new environment, users can launch the app and get paired with a volunteer within seconds. Volunteers see through the user’s phone camera and describe what they see — text, objects, colors, and more.
This simple concept has grown into the world’s largest sighted volunteer community, with over 9 million volunteers helping more than 900,000 blind and low-vision users worldwide. The app also now features an AI-powered virtual assistant (“Be My AI”) that can describe images on demand.
Pricing: Completely free for both users and volunteers.
Seeing AI
Best for: Individuals who are blind or have low vision and want AI to narrate their environment and read text aloud.
Seeing AI, developed by Microsoft, uses artificial intelligence to describe the world through your phone’s camera. It reads printed text, recognizes products via barcodes, describes people and their emotions, and narrates surroundings.
Users can choose from different “channels” like Short Text, Document, Product, Person, and Scene, depending on their needs. It’s especially useful for reading mail, identifying objects, or navigating independently.
Pricing: Free (iOS only, with Android in preview).
RogerVoice
Best for: Deaf or hard-of-hearing individuals who want to make phone calls with real-time captioning.
RogerVoice provides live transcription during phone calls. When a user makes a call through the app, speech is instantly converted to text on-screen using voice recognition. Users can reply by speaking or typing (the app can voice the message aloud).
This allows Deaf or hard-of-hearing individuals to make personal and professional calls without human relay operators.
Pricing: Free to download with a basic captioning tier. Premium calling plans may require a subscription.
Ava
Best for: Deaf or hard-of-hearing people who need real-time subtitles for group conversations, meetings, or lectures.
Ava offers live transcription of speech into text with around 90% accuracy using AI. In group settings, each participant can join on their device, and the app labels who’s speaking in real time. With just one phone on a table, it can also transcribe surrounding conversations.
Ava supports multiple languages and also offers a human-assisted “Scribe” service for near-perfect accuracy.
Pricing: Free plan with limited hours and session lengths. Premium plans start at $9.99/month.
Voice Dream Reader
Best for: People with dyslexia, ADHD, or other reading difficulties who benefit from listening instead of reading.
Voice Dream Reader converts text from PDFs, web articles, documents, and more into natural-sounding speech. Users can customize playback speed, voice, and highlighting for improved comprehension. The app supports over 200 voices across multiple languages.
It’s used widely by students and professionals to make reading more accessible and less fatiguing.
Pricing: One-time purchase (~$9.99). No recurring subscription required.
Remember The Milk
Best for: Individuals with memory challenges, ADHD, or brain fog who need help organizing tasks and reminders.
This to-do app acts like an external brain, helping users stay on top of appointments, chores, and deadlines. It offers recurring tasks, list-sharing, and multi-platform sync. Many users with cognitive conditions use it for medication reminders or daily routines.
Pricing: Free with basic features. Pro version (~$39/year) unlocks advanced features like subtasks and integrations.
Avaz
Best for: Non-verbal or speech-impaired individuals who need an AAC (Augmentative and Alternative Communication) tool.
Avaz uses picture-based communication to help users express thoughts. Tapping icons creates sentences that the app reads aloud. The app is fully customizable, supports multiple languages, and grows with the user—from basic requests to full conversations.
Pricing: Free trial available. One-time purchase (~$150–$300) or subscription (~$10/month) depending on region/platform.
Assistive Touch
Best for: Individuals with motor impairments or limited dexterity who have difficulty using physical buttons or gestures.
Assistive Touch places a floating button on the screen for controlling volume, lock, home, screenshots, and gestures with simple taps. Built into iOS and available via third-party apps on Android, it’s an essential feature for users with limited hand mobility or fine motor control.
Pricing: Free. Built-in on iOS; free apps available for Android (some with optional in-app purchases).
AccessNow
Best for: Wheelchair users, people with mobility impairments, or caregivers seeking physically accessible public spaces.
AccessNow is a community-powered map that shows which venues are wheelchair-friendly. Locations are marked as accessible, partially accessible, or not accessible. Users contribute reviews, and the app now includes thousands of locations with real-time accessibility data.
Perfect for planning ahead — whether you're looking for restaurants, hotels, or public spaces.
Pricing: Free. Available on iOS and Android.
Digital accessibility is no longer just a nice-to-have—it’s essential. From the workplace to classrooms and online communities, people with cognitive and physical challenges need technology that adapts to them, not the other way around.
According to the CDC, 1 in 4 adults in the U.S. lives with a disability. Yet most websites and tools remain largely inaccessible. By integrating tools like those above, organizations not only meet legal requirements like WCAG and ADA compliance but also show a real commitment to inclusive design.
Whether you're designing for users with dyslexia, building onboarding experiences for neurodivergent employees, or helping students process information in new ways, the right accessibility tool makes all the difference. These apps don’t replace human effort—they enhance independence, comprehension, and confidence.
Now that you’ve explored the most impactful tools on the market, the only question is: which one will you integrate first to build a more inclusive, usable, and empathetic digital world?