Perangkat lunak manajemen tenaga kerja membantu organisasi dalam merencanakan, mengelola, dan melacak pekerjaan karyawan, termasuk kebutuhan tenaga kerja, jadwal, dan waktu istirahat berbayar (PTO). Platform ini menawarkan serangkaian fitur yang dirancang untuk mengoptimalkan upaya tenaga kerja. Perusahaan menggunakan perangkat lunak ini untuk memperkirakan permintaan tenaga kerja, membuat dan menetapkan jadwal, melacak kehadiran, dan melaporkan efisiensi tenaga kerja. Biasanya, solusi manajemen tenaga kerja diterapkan dalam departemen SDM, meskipun beberapa produk mandiri digunakan oleh bisnis tanpa departemen SDM tradisional. Banyak dari solusi ini mencakup opsi layanan mandiri, yang memungkinkan karyawan memeriksa saldo PTO dan meminta cuti secara mandiri, sehingga menjaga kelancaran alur kerja SDM. Perangkat lunak manajemen tenaga kerja dapat menjadi bagian dari rangkaian manajemen SDM terintegrasi atau berfungsi sebagai solusi mandiri. Hal ini sering terintegrasi dengan aplikasi HR pihak ketiga, khususnya sistem HR inti, yang berfungsi sebagai repositori pusat untuk data tenaga kerja.