Perangkat lunak data sintetis memungkinkan pengguna membuat kumpulan data buatan, yang mencakup berbagai jenis data seperti gambar, teks, atau data terstruktur, yang berasal dari kumpulan data atau sumber data asli. Perangkat lunak ini memberdayakan pengguna untuk membuat data dari awal, menjaga informasi sensitif privasi sambil menjaga pola dan hubungan yang melekat pada sumber data. Teknik yang digunakan untuk menghasilkan data sintetik berkisar dari citra yang dihasilkan komputer (CGI) hingga jaringan saraf generatif (GAN) dan pendekatan heuristik. Teknologi ini berfungsi sebagai alat yang berharga bagi perusahaan yang ingin menyederhanakan pembuatan kumpulan data untuk pengujian, pelatihan model pembelajaran mesin, validasi data, dan tujuan lainnya. Dengan memanfaatkan data sintetis, pengguna dapat memitigasi masalah kepatuhan dan mencegah paparan data pribadi, sehingga memfasilitasi pembagian dan pemanfaatan data yang aman. Untuk memastikan keamanan dan anonimisasi yang tidak dapat diubah, banyak penyedia mengintegrasikan mekanisme privasi seperti privasi diferensial, perlindungan terhadap risiko identifikasi ulang, dan menjaga privasi individu. Pendekatan ini memungkinkan peneliti, organisasi, dan pemangku kepentingan lainnya untuk berbagi data tanpa mengorbankan privasi. Perangkat lunak data sintetis menawarkan keunggulan berbeda dibandingkan perangkat lunak penyembunyian data. Meskipun keduanya bertujuan untuk melindungi informasi pribadi, perangkat lunak data sintetis menonjol karena kemampuannya menghasilkan data buatan dan skalabilitas untuk menangani data dalam jumlah besar. Selain itu, hal ini dapat membantu mengatasi kekhawatiran terkait bias algoritmik dengan menyamakan bias yang ada dalam kumpulan data asli. Agar suatu produk dapat diklasifikasikan dalam kategori Data Sintetis, produk tersebut harus memenuhi kriteria berikut: * Hasilkan data sintetis, termasuk gambar dan data terstruktur. * Ubah data sensitif privasi menjadi kumpulan data yang sepenuhnya anonim dengan tetap mempertahankan granularitas. * Beroperasi dengan lancar, memungkinkan model generatif menghasilkan data secara otomatis tanpa pemrograman eksplisit.