Perangkat lunak pemrosesan pembayaran memungkinkan bisnis menangani berbagai jenis pembayaran bisnis-ke-bisnis (B2B) secara efisien. Perusahaan memanfaatkan perangkat lunak ini untuk mengelola pembayaran masuk dari pelanggan bisnis dan pembayaran keluar ke pemasok. Bisnis apa pun yang menerima pembayaran nontunai bisa mendapatkan keuntungan dari penggunaan perangkat lunak pemrosesan pembayaran. Hal ini terutama digunakan oleh tim akuntansi untuk memastikan pembayaran tepat waktu dan meminimalkan kesalahan. Perangkat lunak ini terintegrasi dengan gateway pembayaran, sistem akuntansi, dan perangkat lunak otomatisasi hutang (AP). Selain itu, perangkat lunak pemrosesan pembayaran sering kali dipasangkan dengan platform e-niaga dan sistem titik penjualan ritel (POS).