Perangkat lunak Geographic Information System (GIS) dirancang untuk menangkap, mengelola, menganalisis, dan memvisualisasikan data spasial dan geografis. Perusahaan memanfaatkan GIS untuk mengelola data geografis, meningkatkan operasi di berbagai industri geosains dan perusahaan yang berpusat pada lahan, seperti manajemen wilayah penjualan, pengiriman layanan lapangan, pemeliharaan aset, dan konstruksi. Perangkat lunak GIS terbaik mengumpulkan, mengintegrasikan, dan memanipulasi data atribut dari peta ke dalam sistem pelaporan bisnis, yang memungkinkan untuk analisis dan penilaian masalah dunia nyata. Data GIS sering menggabungkan berbagai jenis informasi pada peta tunggal, memfasilitasi analisis mendalam dan memaksimalkan penggunaan data. Biasanya, perangkat lunak GIS berfokus pada pengumpulan, menganalisis, dan menampilkan data geografis untuk mendukung operasi bisnis dan dapat digunakan baik di tempat atau di cloud. Implementasi sering mengarah pada penghematan yang signifikan dalam biaya operasional. Selain itu, GIS sering diintegrasikan dengan CAD, BIM, dan perangkat lunak perancangan dan desain lainnya untuk meningkatkan kemampuan analitiknya.