Platform integrasi tertanam, juga dikenal sebagai platform integrasi tertanam sebagai layanan (eiPaaS), memungkinkan tim produk membangun, mengelola, dan mengatur integrasi asli dengan aplikasi pihak ketiga yang digunakan pelanggan mereka. Tidak seperti platform integrasi sebagai layanan (iPaaS) tradisional, yang berfokus pada otomatisasi dan menghubungkan fungsi bisnis internal, platform integrasi tertanam memungkinkan penyedia perangkat lunak untuk membuat dan memberikan integrasi yang secara langsung melayani kebutuhan penggunanya. Misalnya, tim produk mungkin ingin aplikasinya memicu notifikasi di perangkat lunak perpesanan bisnis pilihan pelanggannya. Daripada membangun dan memelihara integrasi ini dari awal, perusahaan dapat memanfaatkan platform integrasi tertanam yang menawarkan alat integrasi bawaan, sehingga menyederhanakan proses pengembangan dan pemeliharaan. Fitur utama dari platform ini mencakup pemberitahuan push, opsi pelabelan putih, otomatisasi alur kerja, dan berbagai kemampuan integrasi. Meskipun platform integrasi tertanam memiliki kesamaan dengan solusi iPaaS, perbedaan utamanya adalah integrasi yang dibangun menggunakan eiPaaS bersifat langsung ke pelanggan, sedangkan iPaaS tradisional berfokus pada integrasi internal dalam suatu organisasi.