Perangkat lunak pelacakan aset membantu mengelola lokasi fisik dan ketersediaan aset dan peralatan tetap. Organisasi yang sangat bergantung pada aset menggunakan solusi ini untuk mengoptimalkan alokasi aset, menyederhanakan manajemen inventaris, dan melacak status aset. Teknisi dan supervisor pemeliharaan biasanya menggunakan perangkat lunak pelacakan aset untuk memantau aset, sementara akuntan dapat menggunakannya untuk perhitungan penyusutan aset. Manajer gudang dan inventaris juga mengandalkan perangkat lunak ini untuk mengawasi ketersediaan aset dan melacak lokasi fisik. Perangkat lunak ini dapat ditawarkan sebagai produk mandiri atau sebagai bagian dari rangkaian yang lebih luas, seperti perangkat lunak CMMS (Computerized Maintenance Management System) atau manajemen aset perusahaan (EAM). Jika dijual terpisah, perangkat lunak pelacakan aset sering kali terintegrasi dengan alat manajemen aset lainnya untuk solusi yang lebih komprehensif.