Perangkat lunak nirlaba berbasis penerimaan menawarkan solusi operasional yang disesuaikan untuk organisasi nirlaba. Organisasi-organisasi ini sering beroperasi di berbagai bidang seperti sains, penelitian, agama, dan pendidikan. Misalnya saja, sebuah organisasi nirlaba mungkin berfokus pada advokasi global untuk tujuan tertentu, sementara organisasi nirlaba lainnya mungkin meningkatkan akses terhadap tempat-tempat kebudayaan melalui tiket dan tiket masuk. Institusi seperti museum, kebun binatang, pusat sains, dan kebun raya memiliki persyaratan perangkat lunak yang unik. Jenis perangkat lunak ini menjawab kebutuhan utama seperti pendaftaran acara, penjualan tiket, donasi dan penggalangan dana, manajemen keanggotaan, dan transaksi tempat penjualan. Hal ini umumnya terintegrasi dengan sistem nirlaba lainnya, seperti perangkat lunak manajemen donor dan penggalangan dana, serta alat back-office seperti CRM nirlaba dan sistem akuntansi.